Analisis Model Manajemen Sekolah Alam Indonesia

Abstrak
Penelitian bertujuan untuk mengetahui model manajemen yang di terapkan Sekolah Alam Indonesia Ciganjur
Jakarta Selatan. Metode Penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subyek
penelitian terdiri dari direktur utama, direktur pendidikan, kepala sekolah, guru/fasilitator, dan wali murid. Data di
kumpulkan melalui pengamatan/observasi, wawancara mendalam, studi pustaka dan dokumentasi. kemudian data tersebut di
analisis dengan teknik pengorganisasian data, menguji asumsi data, dan mendeskripsikan data yang sesuai dengan fokus
pembahasan manajemen sekolah alam.
Hasil penelitian dari paparan data di lapangan bahwa Sekolah Alam Indonesia merupakan sekolah alternatif yang
mempunyai beberapa karakteristik : perencanaan di lakukan oleh dewan sekolah yang bersifat umum dan direktur
pendidikan bersifat khusus, pengorganisasian berbentuk komunitas yang bersifat luwes dan fleksibel, rekrutmen tenagakerja
dilakukan dengan metode internal dan eksternal yang secara terstruktur dalam penyelenggaraannya, pengarahan dilakukan
oleh yayasan, direktur pendidikan dan kepala sekolah yang sesuai dengan tugas dan fungsinya, pengkoordinasian dilakukan
oleh direktur utama secara berkala dalam setiap pelaksanaan pembelajaran maupun pelaksanaan program, pelaporan di
sampaikan kepada syuro (musyawarah) dewan sekolah, penganggaran keuangan menerapkan satu pintu dalam perputaran
arus keuangan. yang membedakan dengan sekolah-sekolah konvensional lainnya. Beberapa karakteristik tersebut dapat
dilihat melalui: (1) sarana dan prasarana; (2) keorganisasian sekolah; (3) kinerja tenaga kependidikan; (4) konsep kurikulum
dan pembelajaran; (5) implementasi kurikulum dan pembelajaran; (6) evaluasi belajar. Sementara untuk hasil penelitian
menunjukan bahwa model manajemen yang di terapkan di Sekolah Alam Indonesia, Ciganjur Jakarta Selatan seperti model
MPMBS (Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah) sehingga dalam penyelenggaraanya bersifat fleksibel namun
tetap menggunakan kaidah-kaidah fungsi manajemen dengan hasil output Sekolah mendapatkan beberpa penghargaan, tetapi
dalam hal keefektipan dan keefisienan agak sedikit kurang, dikarenakan kefleksibilitasan manajemen yang di terapkan.

Download : https://journal.uhamka.ac.id/index.php/utilitas/article/view/4672

Leave a comment

Your email address will not be published.