Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan
motivasi kerja terhadap kinerja pegawai Kantor Kecamatan Kebayoran Lama Utara.
Teknik pengumpulan data adalah kuesioner dan wawancara. Sampel dalam penelitian
ini berjumlah 83 responden dengan teknik pengambilan sampel secara Random
sampling, skala pengukuran menggunakan skala Likert. Analisis Deskriptif dalam uji
validitas, uji reliabilitas dan pengujian hipotesis dengan analisis regresi dan korelasi,
dan analisis jalur (path analysis).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan motivasi kerja baik
secara parsial maupun simultan mempengaruhi kinerja pegawai. Berdasarkan hasil
perhitungan koefisien jalur, pengaruh langsung budaya organisasi dan motivasi kerja
terhadap kinerja pegawai adalah sebesar 0.810 dan 0.580, dengan signifikansi
0.000<0.05. Hasil regresi menunjukkan adanya pengaruh langsung secara signifikan
budaya oganisasi dan motivasi terhadap kinerja pegawai dengan nilai R² sebesar
0.627, melalui penjumlahan koefisien beta yang distandarkan. Hasil perhitungan
koefisien determinasi menunjukkan bahwa 62.7% perubahan variabel kinerja
pegawai mampu dijelaskan oleh variabel budaya organisasi dan motivasi kerja.
Sedangkan sisanya sebesar 37.30% dijelaskan oleh variabel-variabel lain di luar
model penelitian ini. Kesimpulan penelitian bahwa terdapat pengaruh langsung secara
signifikan budaya organisasi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai.
Berdasarkan hasil tersebut, maka disarankan agar Kantor Kecamatan Kebayoran
Lama dapat memperkuat budaya organisasi yang selama ini telah diterapkan, termasuk
didalamnya peningkatan motivasi kerja pegawai, sehingga pegawai akan dapat
meningkatkan kinerjanya dan selanjutnya dapat memacu para pegawai dapat bekerja
secara profesional dengan memberikan pelayanan prima kepada publik.
Kata kunci : budaya, motivasi, kinerja, pegawai
Tag: ciracas.id
Tahap Pengetahuan Guru Bahasa Arab dalam Melaksanakan Kelas Berbalik (The Level of Knowledge of Arabic Languange Teachers in Implementing Flipped Classroom)
Penggunaan teknologi dalam pendidikan kini bukanlah sesuatu yang asing lagi, bahkan
penggunaanya sangat digalakkan bagi meningkat keberkesanan proses pengajaran dan
pembelajaran, khususnya melalui kaedah Kelas Berbalik. Kelas Berbalik adalah suatu bentuk
pengajaran yang menggunakan teknologi dan berpusatkan pelajar. Kajian lepas menunjukkan
bahawa kaedah Kelas Berbalik banyak memberi kesan positif dalam meningkatkan minat pelajar
terhadap pembelajaran. Walaubagaimanapun, kajian lepas menunjukkan kebanyakkan gurubahasa Arab masih lagi menggunakan kaedah tradisional dalam pengajaran mereka menyebabkan
suasana pembelajaran menjadi pasif dan membosankan. Justeru, artikel ini bertujuan
membincangkan pengetahuan yang perlu dikuasai pada guru bahasa Arab dalam melaksanakan
Kelas Berbalik bagi memastikan proses pengajaran lebih berkesan dan mampu menarik minat
pelajar.
Kata kunci: Teknologi, Kelas Berbalik, bahasa Arab, pengetahuan
Functions and Role of Social Studies Teachers in the Disruption and Abundance Era
The purpose of writing this paper is to look at the function and role of social studies teachers in an era of disruption and abundance. The era of disruption and abundance demands a paradigm shift in producing graduates. A teacher must be able to prepare students to be great people and be able to adjust to the era in which he will take part. Innovative ways of teaching and learning, student-centered learning, the use of technology with unlimited reach, and unlimited access to new knowledge should be developed in education in Indonesia. Novelty can be obtained by various approaches in learning activities, so that the teacher must have comprehensive knowledge about religion, science and social humanities in order to build strong character of students, not give up easily in the face of all changes instead more adaptable or even become agents of change with give new ideas. In order for students to get the knowledge and skills that are able to help them face the era of disruption and the era of abundance, the teacher needs to change the way of teaching in accordance with their roles and functions. Learning can be done using the principle of connectivity so that it is able to present a learning model that recognizes major changes in society because learning is no longer an internal activity but can be done outside of oneself.
Bahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi
http://repository.uhamka.ac.id/936/ http://repository.uhamka.ac.id/936/1/B.%20Indo_NIni%20Ibrahim.pdf Download Disini !
Telaah Kurikulum dan Buku Teks Bahasa Indonesia
http://repository.uhamka.ac.id/938/ Nini Ibrahim, NI http://repository.uhamka.ac.id/938/1/Telaah%20Kurikulum_Nini%20Ibrahim_M.Anwar.pdf Download Disini !
Penulisan Karya Tulis Ilmiah: Untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi
http://repository.uhamka.ac.id/939/ Yoce Aliah Darma, YAD http://repository.uhamka.ac.id/939/1/BSKI%20Prof.%20Yoce_Nini.pdf Download Disini !
Perencanaan Pembelajaran: Teoretis dan Praktis
http://repository.uhamka.ac.id/940/ http://repository.uhamka.ac.id/940/1/Perencanaan%20Pembelajaran_Nini%20Ibrahim_.pdf Download Disini !
Keterampilan Bahasa dan Sastra Indonesia: Teori dan Praktik
http://repository.uhamka.ac.id/941/ http://repository.uhamka.ac.id/941/1/Keseluruhan%20Modul%20Bahasa%20Indonesia%20II.pdf Download Disini !
KETERAMPILAN MEMBACA DAN MODEL-MODEL PEMBELAJARANNYA
http://repository.uhamka.ac.id/942/ http://repository.uhamka.ac.id/942/1/Keseluruhan%20Modul%20Membaca%20untuk%20Anak.pdf Download Disini !
METODE, MODEL, DAN MEDIA PEMBELAJARAN SERTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
http://repository.uhamka.ac.id/943/ http://repository.uhamka.ac.id/943/1/Keseluruhan%20Modul%20Metode%2C%20Model%20dan%20Media%20Pembelajaran.pdf Download Disini !