Pembuatan Obat Kumur Alami Daun Sirih Bagi Anggota Aisyiyah di PRA Cabang Perumnas I dan Jakasampurna

Daun sirih merupakan tanaman obat tradisional yang erat kaitannya dengan kesehatan gigi dan mulut. Daun
sirih diketahui sebagai salah satu Bahan alami yang memiliki kemampuan sebagai obat kumur karena
aktivitasnya sebagai antibakteri penyebab plak gigi. Meskipun telah banyak diketahui khasiatnya,
pemanfaatan dan pembuatan daun sirih sebagai obat kumur bagi masyarakat perlu disosialisasikan untuk
menjaga kesehatan mulut. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan
pengetahuan mengenai pencegahan bau mulut dengan obat kumur alami dan cara pembuatannya dengan
sederhana kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatannya secara mandiri serta
meningkatkan pendapatan ekonomi. Mitra yang dipilih menjadi lokasi pengabdian masyarakat didasarkan
pada pertimbangan berdasarkan kepatutan sumber data dan informasi yang dikumpulkan melalui kunjungan
serta diskusi. Target yang dicapai adalah ibu-ibu rumah tangga yang tergolong masyarakat ekonomi
menengah ke bawah. Profil masyarakat di sebagian warga ini tepat untuk mendapatkan tambahan
pengetahuan dan keterampilan yang berguna untuk peningkatan kualitas hidup. Pengabdian masyarakat ini
dibagi menjadi 2 hari, hari pertama berupa pemaparan materi dan hari kedua berupa pelatihan pembuatan
obat kumur. Hasil yang diperoleh yaitu formula obat kumur yang sesuai dengan evaluasi rasa, warna, dan bau
dari orientasi formula. Formula yang terpilih yaitu menggunakan daun sirih dan daun mint (1:1). Dari
pelatihan ini diharapkan anggota Aisyiyah Cabang Perumnas I sebagai stake holder dapat menyebarkan
informasi resep pembuatan obat kumur yang sederhana dan harga terjangkau kepada anggota masyarakat
lainnya.

Keterampilan Mendongeng

PRAKATA
Alhamdulillah, buku Keterampilan Mendongeng dapat selesai atas nikmat dan rahmat dari
Allah swt yang telah memberi kekuatan dan nikmat
sehat kepada tim penulis untuk menyelesaikan
buku ini. Walau dalam penyusunannya mengalami
berbagai hambatan, semoga dapat dijadikan
semangat untuk menerbitkan buku berikutnya.
Buku Keterampilan Mendongeng penulis
buat sebagai rasa cinta kepada anak-anak
Indonesia dan rasa peduli penulis kepada orang
tua atau guru agar memberikan cerita terbaik
untuk anak-anaknya. Walau sebagian orang
mengatakan mendongeng itu sulit, semoga
melalui buku ini menjadikan mendongeng
itu mudah. Mendongeng tidak hanya ketika
menunggu malam hari, ketika mengantarkan
anak-anak kita tidur, tetapi mendongeng dapat
dilakukan kapanpun dan di manapun.
Buku Keterampilan Mendongeng ini berisi
materi media dan waktu mendongeng, teknik
Prakata | i
ii | Keterampilan Mendongeng
menulis cerita, dan teknik mendongeng. Pada
media mendongeng, akan diuraikan media buku
dan nonbuku yang digunaka untuk mendongeng,
baik menggunakan boneka, gambar, atau papan
flanel. Buku ini juga memberikan wadah bagi
orang tua atau guru yang suka mendongeng
tetapi sulit mendokumentasikannya. Wadah
tersebut adalah teknik menulis cerita melalui
cerita sehari-hari yang didengar, dirasakan, dan
dilihat bersama anak, sehingga dapat dijadikan
pesan moral yang bermanfaat. Selain itu, buku ini
juga memberikan teknik mendongeng dengan
suara besar dan suara kecil, kemudian gestur
dan mimik ketika mendongeng. Semoga buku ini
membawa manfaat bagi pembacanya.
Penulisan buku ini tak dapat terealisasi
tanpa dukungan, motivasi, dan doa dari
berbagai pihak. Penulis ucapkan kepada Rektor
UHAMKA yang telah memotivasi penulis dalam
penyelesaian buku ini. Dekan dan para Wakil
Dekan FKIP UHAMKA yang telah memberikan
ruang dan kesempatan kepada penulis untuk
berkreativitas. Ketua dan Sekretaris Program
Hakikat Mendongeng | iii
Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia,
yang telah mengizinkan kami mengembangkan
kreativitas tanpa batas.
Tak lupa penulis ucapkan terima kasih
kepada Bunda Lelly (begitu kami menyapanya)
selaku Ketua LPPM yang telah memberi
kesempatan kepada penulis untuk membuat
buku Keterampilan Mendongeng ini sebagi bukti
luaran hasil pengabdian kami di PAUD dan TK
Aisyiyah di Jakarta Selatan.
Doa, motivasi, dan dukungan tanpa batas
yang diberikan kepada keluarga penulis. Rasanya
tak cukup hanya ucapan terima kasih karena
adanya buku ini atas pengorbanan mereka yang
luar biasa yang telah mengizinkan kami untuk
bekerja di luar.